Askes PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Minggu, 29 November 2009 20:11
1. Dasar Hukum

Peraturan Pemerintah Nomor 69 tahun 1991

2. Pengertian

a. ASKES merupakan program pemeliharaan kesehatan bagi pegawai negeri sipil dan keluarganya;

b. Kartu Askes adalah identitas/bukti sah yang wajib dimiliki oleh peserta (pegawai negeri sipil, penerima pensiun) dan anggota keluarga (istri atau suami dan anak yang sah atau anak angkat dari peserta) yang tidak dapat dipindahtangankan dan berlaku nasional ;

c. peserta dan anggota keluarga, masing-masing memiliki 1 (satu) Kartu Askes dan didaftarkan pada Puskesmas sesuai dengan tempat tinggal (terdekat) dan distempel kode Puskesmas;

d. pelayanan yang dijamin PT Askes:

 

1) pelayanan kesehatan Tingkat Pertama meliputi :

(a) Rawat Jalan Tingkat Pertama;

(b) Rawat Inap Tingkat Pertama.

2) pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjutan meliputi :

(a) Rawat Jalan Tingkat Lanjutan;

(b) Rawat Inap Tingkat Lanjutan;

(c) Rawat Inap Ruang Khusus (ICU,ICCU).

3) pelayanan Gawat Darurat (Emergency);

4) persalinan;

5) pelayanan transfusi darah;

6) pelayanan obat sesuai Daftar dan Plafon Harga Obat (DPHO) PT.Askes;

7) alat kesehatan meliputi :

(a) kacamata;

(b) gigi tiruan;

(c) alat bantu dengar;

(d) kaki/tangan tiruan;

(e) IOL,pen dan Screw dan implant lainnya.

8) tindakan medis operatif dan tindakan medis non operatif;

9) pelayanan cuci darah;

10) cangkok ginjal;

11) penunjang diagnostik : laboratorium, Radio diagnostik, elektromedik, USG, CT scan dan MRI.

3. Persyaratan

Persyaratan untuk memperoleh kartu Askes bagi pegawai negeri sipil dan Isteri/Suami/Anak adalah mengisi Daftar Isian Peserta (tersedia di PT. Askes Cabang semarang yang ditandatangani Kepala Instansi dan dibubuhi stempel dengan melampirkan:

a. fotokopi sah surat keputusan pangkat terakhir atau surat keputusan pensiun;

b. fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP);

c. fotokopi daftar gaji;

d. fotokopi sah surat/akte nikah;

e. fotokopi sah akte kelahiran anak/keterangan lahir;

f. pasfoto 2 (dua) lembar ukuran 2 x 3 cm, kecuali bagi anak usia balita;

g. fotokopi sah kartu mahasiswa/surat keterangan sekolah (bagi anak yang berusia lebih 21 tahun dan dibawah 25 tahun).

4. Prosedur

a. Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama meliputi:

1) Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP)

(a) dilakukan di Puskesmas, Dokter Keluarga (bila tersedia), atau fasilitas kesehatan lainnya yang setingkat;

(b) ruang lingkup pelayanan:

(1) konsultasi medis dan penyuluhan serta pemulihan kesehatan;

(2) pemeriksaan laboratorium sederhana;

(3) pemeriksaan, pengobatan gigi termasuk pencabutan dan tambal gigi;

(4) pemeriksaan ibu hamil, nifas, menyusui, bayi dan anak balita;

(5) upaya penyembuhan efek samping keluarga berencana (kontrasepsi);

(6) pemberian obat-obatan;

(7) pemberian surat rujukan ke rumah sakit.

2) Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP)

(a) dilakukan di Puskesmas dengan tempat tidur;

(b) ruang lingkup pelayanan;

(1) konsultasi medis dan penyuluhan kesehatan;

(2) perawatan dan akomodasi di ruang perawatan;

(3) pemeriksaan, pengobatan dan tindakan medis kecil/sederhana;

(4) pemeriksaan penunjang diagnostik;

(5) pemberian obat-obatan serta bahan dan alat kesehatan habis pakai selama masa perawatan;

(6) pemberian surat rujukan ke rumah sakit.

b. Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjutan meliputi:

1) Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL)

(a) dilakukan di poliklinik spesialis rumah sakit;

(b) menunjukkan kartu Askes serta menyerahkan surat rujukan dari puskesmas/dokter keluarga;

(c) ruang lingkup pelayanan:

(1) konsultasi medis, pemeriksaan dan pengobatan oleh dokter spesialis dan atau dokter sub spesialis;

(2) pemeriksaan penunjang diagnostik sederhana sampai yang khusus;

(3) tindakan medis poliklinik dan rehabilitasi medis;

(4) pemberian resep obat;

(5) pemberian surat rujukan.

2) pelayanan gawat darurat (emergency), dilakukan di unit gawat darurat rumah sakit

(a) menunjukkan kartu Askes dan tidak perlu surat rujukan dari puskesmas/dokter keluarga;

(b) bila dilakukan di rumah sakit yang tidak bekerja sama dengan PT Askes, peserta membayar terlebih dahulu kemudian mengajukan penggantian biaya ke PT Askes, dengan besaran penggantian yang ditetapkan oleh PT Askes.

c. Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL)

1) dilakukan di Rumah Sakit;

2) menunjukkan kartu Askes dan menyerahkan surat rujukan dari RITP atau surat perintah rawat inap dari poliklinik spesialis/sub spesialis ataupun dari Unit Gawat Darurat rumah sakit.

3) ruang lingkup pelayanan:

(a) perawatan dan akomodasi di ruang perawatan;

(b) pemeriksaan, pengobatan dan perawatan oleh dokter spesialis atau dokter sub spesialis;

(c) pemeriksaan penunjang diagnostik sederhana sampai yang khusus;

(d) tindakan medis operatif dan tindakan medis non operatif;

(e) perawatan intensif (ICU/ICCU);

(f) pelayanan rehabilitasi medis;

(g) pemberian obat-obatan.

4) Hak perawatan peserta (beserta anggota keluarganya) yakni :

(a) di Rumah Sakit Pemerintah/TNI/POLRI :

(1) pegawai negeri sipil golongan I dan II, berhak dirawat di ruang kelas III

(2) pegawai negeri sipil golongan III berhak dirawat di ruang kelas II;

(3) pegawai negeri sipil golongan IV berhak dirawat di ruang kelas I;

(4) pensiunan pegawai negeri sipil di ruang kelas sesuai dengan golongan/kepangkatan pegawai terakhir pada saat pensiun.

(b) di Rumah Sakit Swasta yang bekerjasama dengan PT. Askes, sesuai dengan yang tercantum didalam perjanjian kerjasama dengan Rumah Sakit tersebut.

5) dalam waktu 3 X 24 jam hari kerja, mengurus surat jaminan perawatan di loket PT. Askes di Rumah Sakit;

6) bila dirawat di kelas perawatan yang lebih tinggi dari haknya, selisih biaya pelayanan yang timbul menjadi beban peserta;

7) bila memerlukan perawatan diluar wilayah propinsi, diperlukan surat rujukan dari rumah sakit yang merawat dan dilegalisasi oleh PT. Askes serta dilengkapi surat pengantar dari Kantor PT. Askes setempat.

d. Persalinan

1) sesuai dengan prosedur pelayanan rawat inap;

2) dilakukan di Puskesmas dengan tempat tidur, rumah sakit, rumah bersalin, Bidan;

3) ruang lingkup pelayanan:

(a) pertolongan persalinan normal maupun dengan penyulit;

(b) perawatan dan akomodasi di ruang perawatan;

(c) pemeriksaan penunjang diagnostik;

(d) pelayanan darah, obat dan lain-lain.

4) bila dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak bekerjasama dengan PT. Askes, maka peserta membayar terlebih dahulu, kemudian mengajukan penggantian biaya ke PT. Askes, dengan besaran penggantian sesuai ketentuan yang ditetapkan PT. Askes;

5) persalinan yang ditanggung oleh PT. Askes adalah persalinan sampai dengan anak ke dua, dengan memperhitungkan anak hidup.

e. Pelayanan transfusi darah

Pelayanan darah dilakukan oleh Unit Pelayanan Transfusi Darah (UPTD) atau Palang Merah Indonesia (PMI):

1) menunjukkan Kartu Askes serta menyerahkan surat permintaan darah yang dibuat oleh dokter yang merawat (RJTL/RITL) ke UPTD setempat;

2) labu darah yang diterima peserta dari UPTD diserahkan ke dokter yang merawat/petugas rumah sakit.

f. Pelayanan Obat

1) obat yang diberikan mengacu kepada Daftar dan Plafon Harga Obat (DPHO) PT. Askes;

2) menunjukkan Kartu Askes;

3) pada pelayanan RJTP (Puskesmas/dokter keluarga) dan RITP, obat diperoleh langsung di Fasilitas pelayanan RJTP atau apotik;

4) pada pelayanan RJTL dan RITL, obat diambil di apotik atau instalasi farmasi di rumah sakit;

5) untuk obat khusus:

(a) obat antibiotik di luar DPHO dilengkapi dengan hasil resistensi test dari laboratorium mikrobiologi dan telah disetujui oleh pimpinan Rumah Sakit serta harus dilegalisasi oleh PT. Askes;

(b) obat kanker:

Dilengkapi dengan keterangan medis dan protokol terapi khusus dari tim onkologi yang merawat, yang telah disetujui oleh pimpinan Rumah Sakit dan dilegalisasi oleh PT. Askes.

g. Pelayanan alat kesehatan

1) kaca mata, gigi tiruan, alat bantu dengar, kaki/tangan tiruan :

(a) diberikan hanya kepada peserta tidak untuk anggota keluarga;

(b) pelayanan diberikan oleh dokter spesialis berdasarkan rujukan dari Puskesmas/dokter keluarga;

(c) jangka waktu penggantian:

(1) kaca mata, gigi tiruan (untuk gigi yang sama) dan kaki/tangan tiruan adalah satu kali dalam waktu 2 (dua) tahun;

(2) alat bantu dengar, adalah satu kali dalam waktu 5 (lima) tahun.

(d) prosedur penggantian biaya:

(1) peserta membayar terlebih dahulu, penggantian biaya diajukan ke PT. Askes di wilayah domisili peserta, dengan menyerahkan : kuitansi asli, fotokopi resep/surat keterangan dari dokter yang telah dilegalisasi oleh PT. Askes. Besaran biaya penggantian sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh PT. Askes;

(2) khusus untuk kacamata selain dengan ketentuan diatas dapat juga diambil di Optikal yang bekerjasama dengan PT. Askes, selanjutnya optikal tersebut yang mengajukan klaim kepada PT.Askes.

(e) IOL, pen dan srew serta implant lainnya.

h. Tindakan medis operatif, pelayanan cuci darah, cangkok ginjal dan penunjang diagnostik.

1) diberikan kepada peserta dan anggota keluarganya;

2) menunjukkan kartu Askes dan menyerahkan surat rujukan;

3) dilakukan di rumah sakit yang bekerjasama dengan PT. Askes.