Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Grobogan

pelantikan_cpns_menjadi_pns_kecil

Hari Rabu tanggal 15 Februari 2012, Bupati Grobogan menyerahkan surat keputusan pengangkatan 84 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hasil seleksi formasi tahun 2010 menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) TMT 01 Februari 2012.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Grobogan, Drs. Bambang Rusminto,MM melaporkan, penerima surat keputusan pengangkatan calon pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan III sejumlah 84 orang tersebut merupakan CPNS formasi tahun 2009 yang diangkat TMT 1 Januari 2010.

PNS yang baru diangkat tersebut terdiri dari Guru sebanyak 38 orang, dan Non Guru 46 orang. Dari 84 PNS tersebut ,12 orang golongan III b sedangkan 72 orang merupakan CPNS ke PNS dengan golongan III a. Selain menerima SK pengangkatan, pada kesempatan tersebut sekaligus diambil sumpah dan janji sebagai PNS.

Proses pengangkatan CPNS menjadi PNS khususnya golongan III mungkin waktunya agak lama, Hal ini terkait adanya ketentuan bahwa pengangkatan CPNS menjadi PNS yang lebih dari 2 (dua) tahun harus mendapat persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara.

Adanya persyaratan ini dikandung maksud bahwa selama menjalani masa percobaan sebagai CPNS akan mendapatkan wawasan pengetahuan menyangkut tugas pokok dan fungsi SKPD, melalui Diklat Prajabatan diberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika kedisiplinan dan tes kesehatan untuk mengetahui aspek kesehatan jasmani dan rohani. Namun apabila dalam masa percobaan tersebut telah melakukan pelanggaran disiplin atau menunjukan etiket kurang baik dalam menjalankan tugas, baik dalam kedinasan maupun kemasyarakatan ataupun tidak memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan, maka tidak mustahil seorang CPNS akan diberhentikan.

Bupati Grobogan menekankan sebagai PNS segala sikap dan perilaku sangat terikat pada aturan dan norma-norma yang berlaku serta menjadi tolok ukur dalam masyarakat. Hal ini membawa konsekuensi perlu adanya perubahan pola pikir, tata sikap dan perilaku baik dalam kedinasan, keluarga maupun masyarakat. Dengan demikian setiap PNS dituntut untuk dapat bekerja secara optimal, jujur dan disiplin, berpikir kritis, tanggap terhadap situasi mampu mengembangkan ide-ide baru dalam setiap pelaksanaan tugas, selalu berpedoman pada aturan yang berlaku, serta tahan terhadap godaan-godaan yang dapat mendorong tindakan-tindakan penyimpangan yang pada akhirnya dapat menghambat kariernya.

Pesan lain yang sangat mendalam yang disampaikan Bupati Grobogan adalah pengambilan sumpah janjinya sebagai PNS, janganlah dianggap sekedar rangkaian kata-kata yang harus diucapkan secara lisan saja, namun harus dipahami sebagai peristiwa religius yang harus dihayati arti dan maknanya untuk diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, karena berhubungan dengan tanggung jawab kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.